5 Trend digital marketing untuk julan online

5 trend digital marketing 2021 untuk jualan online

Jualan online tanpa digital marketing seperti menyisir rambut di kepala yang botak. Dalam setiap pengelolaan dan pengembangan berjualan pasti ada strategi pemasaran yang dilakukan. Di industri 4.0 yang sudah serba digital, berjualan pun harus dalam bentuk digital dan pastinya cara penyampaiannya pun harus digital juga. Berikut ada 6 trend digital marketing untuk jualan online yang bisa kamu coba dan kembangkan untuk mendapatkan leads dan closingan sebanyak mungkin.

Influencer marketing

Influencer marketing adalah cara promosi, pemasaran atau marketing yang menggunakan influencer di social media seperti Instagram, YouTube, Blog, Twitter dan lain sebagainya. Tidak hanya selebritis, biasanya seorang influencer bisa pula berasal dari orang yang berprofesi sebagai blogger, youtuber, atau publik figur yang memiliki peran penting di kalangan tertentu. Secara umum, seorang influencer memiliki ribuan hingga jutaan pengikut (followers) di media sosial.

Influencer marketing masih bagian dari native advertising, atau disebut juga sebagai konten berbayar yang ditampilkan dalam bentuk, fungsi, dan kualitas yang tak kalah baik.

Video marketing

‍Video marketing adalah suatu metode pemasaran baru dalam marketing online yang menggunakan media video. Video marketing cukup efektif dalam menggaet audience baru karena terkonsep dan menarik hasilnya, video ini bisa menampilkan gambar dan audio secara bersamaan yang mudah diserap audiece, sekaligus mengubah audience menjadi customer. Berdasarkan laporan Mill for Business, 92 persen pelanggan membagikan video marketing yang menarik ke teman-temannya. Artinya, video marketing adalah cara terbaik untuk kamu yang ingin terlus memperluas jangkauan branding.

Video marketing memiliki beberapa jenis, diantaranya video demo, video branding, video event, video wawancara dengan pakar, video webinar, video live, video tutorial, dan video animasi.

Share of voice marketing

Share of voice sebenarnya masih terkait dengan brand awareness yang kamu bangun, jangkauan promosi online yang kamu lakukan, pay per click (PPC), traffic website, dan masih banyak lagi. Semakin besar persentase share of voice yang dimiliki bisnis kamu di pasar, berarti brand kamu termasuk brand yang populer. Kepopuleran suatu brand ini pula yang kemudian bisa mendatangkan lebih banyak konversi dalam bentuk penjualan.

Share of voice aruslah menunjukkan kepribadian dari brand. Oleh karena itu, langkah pertama dalam pengembangannya adalah dengan mendeskripsikan brand terlebih dahulu. Setelah mengetahui value dari brand dan seperti apa target pelanggan, kini kamu perlu melakukan audit pada brand voice yang sudah dilakukan oleh perusahaan.

Email marketing

Email marketing adalah bentuk pemasaran yang dapat membuat pelanggan berada di daftar email kamu sehingga mereka dapat mengetahui produk baru, diskon, dan layanan lainnya. Ini juga bisa menjadi penjualan yang lebih lembut untuk mendidik audience kamu tentang nilai brand kamu atau membuat mereka tetap terlibat dan melakukan pembelian.

Buletin reguler adalah cara yang sederhana dan efektif untuk mengirim pembaruan tentang perusahaan kamu, acara mendatang, dan penawaran khusus. Email juga memudahkan penjadwalan email promosi otomatis untuk pelanggan yang belum membeli atau berinteraksi lebih jauh dengan produk kamu.

Inbound marketing

Inbound marketing adalah cara pemasaran yang dilakukan untuk membantu calon konsumen menemukan bisnis atau perusahaan kamu dengan mudah. Secara garis besar, tercatat ada empat tahapan dalam melakukan inbound marketing, yaitu attract, convert, close, delight.

Attract

Dalam tahapan ini, fokus utama yang harus dilakukan adalah menarik perhatian calon konsumen. Beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menarik perhatian calon konsumen adalah dengan melakukan content marketing, SEO, iklan digital, dan juga social media marketing. 

Convert

Dalam hal ini, kamu harus mendapatkan informasi kontak dari mereka, baik itu berupa nomor  handphone, alamat email, dll. Cara yang bisa kamu lakukan untuk memperoleh hal tersebut adalah dengan melampirkan form, landing page, dan leading magnet.

Close

Setelah melakukan kegiatan di convert, memanfaatkan informasi kontak yang sebelumnya dicantumkan pada tahap sebelumnya. Kamu bisa mengirim konten ataupun pesan yang mampu membuat calon konsumen kamu merasa tertarik.

Delight

Pada tahapan ini, kamu bisa menggunakan email marketing untuk membangun hubungan yang baik dengan calon konsumen . Selain itu, kamu juga bisa coba membuat suatu survey untuk bisa memastikan kepuasan konsumen.

Jadi, sudah siap untuk berjualan online dengan memanfaatkan 5 strategi digital marketing diatas? Untuk mempermudah jualan onlinenya, yuk pakai aja platform TokoIG.